Senin, 19 Maret 2012

peraturan permainan, peraturan pertandingan, dan perwasitan


Peraturan pertandingan

A.     lapangan sepak bola yang digunakan memiliki panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter.
B.     kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan panjang 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.
C.     Di bagian depan dari gawang terdapat area pinalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang, Area ini merupakan batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan pinalti atau tidak.
D.     Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak.
E.      Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.
F.      Wasit dapat menentukan berapa waktu tambahan di setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini disebut sebagai injury time atau stoppage time
G.     Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir).
Peraturan permainan
1.      Offside  = terjadi jika seorang pemain diberikan bola ketika berada lebih dekat dengan garis gawang lawan dibanding posisi pemain lawan.
2.      Throwin = lemparan kedalam
3.      Corner kick = tendangan sudut
4.      Goal kick = tendangan keluar
5.      Kick off = memulai pertandingan
6.      Free kick = tendangan bebas
7.      Hand ball = bola mengenai tangan
8.      Penalty = tendangan hukuman atau tendangan titik 12 pas dan tendangan langsung tanpa di jaga benteng



PERWASITAN DALAM SEPAK BOLA

A. Syarat-syarat menjadi wasit
Untuk menjadi wasit harus memenuhi persyratan sebagai berikut:

1. Berbadan sehat menurut keterangan dokter (tidak berkacamata, tidak buta warna dan penglihatan baik).
2. Umur antara 24 – 40 tahun.
3. Berijazah SMA atau yang sederajat.
4. Memahami dan melaksanakan janji wasit.
5. Memiliki lesensi professional untuk wasit
B. Pakaian dan perlengkapan wasit.

1. Baju lengan pendek atau lengan panjang, celana pendek, kaos kaki, sepatu bola, pada dada sebelah kiri dipasang badge menurut haknya dan menurut ketentuan.
2. Peluit diikat dari pergelangan tangan.
3. Notes/buku kecil dan pensil atau alat tulis yang lain.
4. Jam wasit, stopwatch atau jam tangan.
5. Uang logam untuk undian.
6. Cadangan peluit dan pensil atau alat tulis yang lain.
7. Kartu merah dan kuning.

C.  Kerjasama antara wasit, hakim garis, dan wasit cadangan.
Dalam memimpin suatu pertandingan, wasit dibantu oleh 2 hakim garis. Tugas dan kewenangan yang diberikan kepadanya dimulai setelah memasuki lapangan permainan wasit dan hakim garis harus saling mengisi kekurangan, saling membantu, dan bekerja sama.

1. Tugas seorang wasit
• Menegakan dan menjalankan peraturan
• Tidak menjatuhkan hukuman pada saat wasit itu yakin bahwa dengan jalan menghukum akan memberi keuntungan pada regu yang melanggar.
• Membuat catatan jalannya pertandingan.
• Memberikan tendangan bebas langsung atau tidak langsung.
• Memberi tendangan hukuman.
• Memberikan teguran (peringatan teguran atau peringantan ringan) peringatan kartu kuning dan mengeluarkan pemain (kartu merah).
• Menghentikan permainan untuk sementara atau seterusnya.
• Menetukan apakah bola yang akan digunakan untuk pertandingan memenuhi syarat.

2. Tugas hakim garis
• Membantu tugas wasit dengan berpegang teguh kepada peraturan yang sudah ditentukan.
• Memberi isyarat kepada wasit dalam hal-hal sebagai berikut.
- Bila bola di luar permainan harus dilakukan tendangan sudut atau tendangan gawang, serta bila terjadi bola keluar melalui garis samping harus menentukan regu mana yang berhak untuk melakukan lemparan ke dalam.
- Apakah permainan dalam keadaan offside.

3. Tugas wasit cadangan
• Menggantikan wasit atau hakim garis (apabila berhalangan).
• Mengurusi pergantian pemain.
• Memberi isyarat kepada wasit jika pertandingan telah selesai.
• Melarang offisial regu masuk ke dalam lapangan pertandingan.
• Menerima isyarat dari wasit tentang nilai dan penghentian pertandingan memberikan pendapatnya jika diminta oleh wasit pertama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar